Dalam 100 tahun terakhir ilmu pengobatan telah berkembang dengan cepat, ironisnya jumlah orang yang jatuh sakit juga terus meningkat setiap tahunnya. Jika ilmu pengobatan memang benar-benar berkembang, mengapa orang yang sakit tidak menjadi lebih sedikit?. Ini karena ilmu kedokteran modern berdasarkan pada dasar pemikiran yang salah. Ilmu kedokteran modern didasari untuk merawat atau mengobati penyakit dengan bahan kimia, sementara ilmu pengobatan yang sesungguhnya seharusnya didasari oleh pemikiran untuk menjaga kesehatan.
Sudah waktunya pula ilmu kedokteran modern menyadari kesalahannya karena agar dapat hidup sehat kita harus menurut pada hukum alam. Karena manusia juga merupakan bagian dari alam, kita jatuh sakit jika mengabaikan hukum alam. Kita harus memperhatikan garis kehidupan yang telah ditulis oleh alam bagi manusia, pada masa yang akan datang ilmu kedokteran seharusnya difokuskan pada hukum alam.
Setelah membaca beberapa artikel dan laporan ilmiah, mengumpulkan data klinis hasil kerjasama dengan penderita, mempelajari hewan-hewan di alam liar, hasil yang ditemukan adalah jika menentang hukum alam, yang mencakup segalanya di dunia ini anda akan jatuh sakit, manusia adalah bagian dari alam dan tidak terpisah darinya, tanpa alam kita tidak dapat mencapai kesehatan dan melanjutkan keberadaan kita.
Penyakit adalah akibat dari kebiasaan-kebiasaan setiap orang yang telah terakumulasi beberapa waktu (kebiasaan makan dan gaya hidup yang salah). Orang dapat sehat atau tidak bergantung dari apa yang dimakan (Anda adalah apa yang Anda makan/You are what you Eat) dan cara hidup sehari-hari orang itu.
Saat ini hanya sekitar 20% pasien yang benar-benar sembuh melalui tindakan dokter, dari kenyataan ini tidak berlebihan jika dikatakan usaha medis melalui obat-obatan kimia terhadap 80% selebihnya tak lain merupakan penghamburan biaya pengobatan belaka, oleh karena itu sebaiknya kita kembali ke alam karena manusia adalah makhluk yang sejatinya dilahirkan untuk hidup sehat.
Kedokteran modern banyak mengandalkan obat-obatan kimia untuk mengobati penyakit dan memerangi mikroba penyebab penyakit, padahal sesungguhnya obat-obatan kimia adalah racun yang bukan hanya menghancurkan mikroba berbahaya namun juga menghancurkan mikroba yang menguntungkan, terutama mikroba/bakteri yang ada dalam usus dengan demikian obat-obatan kimia cenderung merusak kondisi usus sehingga ujung-ujungnya adalah merusak kesehatan tubuh kita.
Fakta tentang antibiotik dan Vaksinasi pada kedokteran modern:
1. Obat-obatan yang disintesis secara kimiawi adalah barang yang asing bagi tubuh dan karena itu bisa bersifat racun.
2. Antibiotika tidak hanya menghancurkan kuman yang diincar tetapi juga menghancurkan bakteri yang bermanfaat bagi tubuh.
Jika anda minum obat-obatan kimia untuk menyembuhkan penyakit, boleh jadi anda akan melenyapkan rasa sakit dan tidak nyaman untuk sementara, tapi obat juga akan memusnahkan mikro organisme bermanfaat dan menyebabkan efek buruk pada usus anda.
Karena kurang paham dan mengejar keuntungan jangka pendek, kita telah merusak usus dan banyak mikro organisme yang menghuninya. Semakin cepat efek obat kimia semakin kuat pula racun yang dikandungnya. Contoh obat kimia anti kanker merupakan racun mematikan, efek samping adalah mual, kehilangan selera makan, rambut rontok dan diare, karena obat anti kanker merupakan racun yang mematikan, yang tidak hanya merusak sel-sel kanker tetapi juga memerangi sel-sel yang sehat. Contoh lain dengan minum obat flu, boleh jadi anda terbebas dari sebagian gejala flu, tapi kekuatan kekebalan anda akan pelan-pelan melemah dan anda akan jadi rawan terkena penyakit.
Apabila anda sedang flu atau letih, anda akan merasa segar kembali kalau makan buah-buahan karena anda mendapat vitamin dan mineral(vitamin juga adalah bahan utama anti penuaan). makan sayur dan buah memberi anda stamina yg baik untuk tubuh karena sayur dan buah juga mengandung air yang sangat diperlukan bagi tubuh. Jika anda kelebihan berat badan anda dapat mengatasinya dengan makan lebih banyak buah dan sayuran mentah. Memasok air yang baik akan membantu pengeluaran air kotor dan memperbaiki peredaran cairan tubuh. Gantilah konsumsi minuman ringan, minuman olah raga, minuman energi, alkohol, teh, kopi dengan air putih yang sehat.
0 komentar